Tata Adat


Tata Adat adalah sebuah peraturan yang dibuat bersama oleh anggota Dewan Ambalan berdasarkan keputusan bersama dalam sebuah musyawarah Penegak atau di pangkalan kita disebut Musyawarah Ambalan (selanjutnya disebut Musyambal). Tata Adat mengatur serangkaian peraturan yang hanya berlaku di Ambalan tersebut. Mengatur aturan main di dalam berperilaku sehari – hari dalam konteks Ambalan Diponegoro – Tjut Njak Dhien/warga Ambalan.

Nama Ambalan :

  1. 0261 : Diponegoro
  2. 0262 : Tjut Njak Dhien

Nama Ambalan tersebut diberikan oleh Kak Tito Gutomo, S.T., alumni SMK N 2 YOGYAKARTA, DA angkatan 1997. Tepatnya 30 Juli 1998/1999 nama ambalan kita adalah DIPONEGORO – TJUT NJAK DHIEN. Dengan pemberian nomor Gudep 0261 – 0262 dari Kwarcab Kota Yogyakarta. [sunting]

Amsal Ambalan :

Dengarlah kata-kata Sandi Ambalan kita :

Pemuda Calon Pemimpin Bangsa
Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa
Taat Pada Agama Setia Pada Negara
Berbakti Pada Orang Tua Masyarakat dan Tanah Air
Suci Dalam Perkataan dan Perbuatan
Adil, Jujur, Bijaksana dan Sahaja Hidupnya
Teguh Pendirian dan Berdedikasi Tinggi
Tegak Berdiri Pandangan Kedepan
Matanya Bersinar Penuh Harapan
Dada Dibusungkan Bukan Berarti Sombong
Berjiwa Tenang Penuh Perhitungan
Hemat, Cermat dan Disiplin Dalam Tindakan
Sekali Berkata Tak Akan Ditarik Kembali
Sekali Melangkah Tak Mungkin Berpaling
Pemuda Bangsa Yang Tangguh Lagi Perkasa
Bertanggung Jawab dan Dapat Dipercaya
Menjunjung Tinggi Nilai Kemanusiaan
Menolong Sesama Hidup Membangun Masyarakat
Kesederhanaan Dalam Hidupnya
Sedikit Bicara Banyak Bekerja
Sopan Tingkah Laku Lembut Tutur Kata
Tanpa Debat Mengutamakan Mufakat
Dengan Tetap Mengutamakan Persatuan
Semangat Membara Tetap Membara
Hidup Untuk Berbakti Pada Ibu Pertiwi
Sebagai Patriot Bangsa Sejati
Amanat Bangsa Bukanlah Beban
Lebih Baik Gugur Sebagai Kusuma Bangsa
Dari Pada Hidup Nista Menjual Bangsa

Sandi Ambalan :

“IKHLAS BHAKTI BERBUDI BINA BANGSA PATRIOT SEJATI”

Lambang Ambalan :


Kibaran Cita Ambalan :

Kibaran Cita 0261-0262

Badge Ambalan :

Badge Ambalan

Pusaka Ambalan :

Kampak Adat

Pusaka Ambalan Diponegoro – Tjut Njak Dhien adalah Kampak yang ditancapkan di sebuah kayu. Selanjutnya pusaka Ambalan sering disebut dengan Kampak Adat. Yang boleh memegang, mencabut atau menancapkan, memindah, dan membawa Kampak Adat adalah Pradana dan Pemangku Adat atau DA yang ditunjuk oleh Pemangku Adat. Namun, untuk Pusaka yang mencerminkan nama Ambalan, yaitu Keris (Dipenegoro) dan Rencong (Tjut Njak Dhien).

pusaka keris-rencong

Download  :

  1. Amsal Ambalan
  2. Rancangan TATA ADAT AMBALAN

^Kembali Ke Atas

^^Tentang Ambalan
<< Beranda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s